Bookerfarah8's website

Our website

20
Se
Panduan Menganalisa Prediksi di Dalam Pertandingan Sepak Bola
20.09.2017 05:53


Tatkala menonton perbandingan sepakbola di layar sebelah hadapan kita terkadang disajikan kelakuan tebak skor yang dilakukan para spesialis. Walau merampok, saya gak percaya tumbuk skor adalah sesuatu yang seharusnya dilakukan.

Kalau setimbal untuk fun and games bolehlah, tetapi tentu tidak perlu dianggap serius karena tidak ada pendek logika yang cukup untuk menebak skor akhir sebuah pertandingan.

Berbeda dengan mereka siapa tim yang mau menang -- atau jika pertandingan hendak berakhir beserta seri. Menetak seperti itu rutin saja dikerjakan, walau di dalam akhirnya globe itu tambun sehingga pemimpin pun kadang kala kali salah diprediksi. Kenapa? taruhan bola Karena terselip tata caranya. Ada logikanya. Ada "di atas kertasnya".

Melalui vokal ini hamba akan danai beberapa tips membuat antisipasi yang masuk. Bukan menandakan saya tetap benar di dalam memprediksi sebuah pertandingan. Pasti lah tidak, walaupun dengan segelintir berbangga (sediiiikit saja) aku memiliki rekor kebenaran bayangan yang pas tinggi: rata-rata 3 daripada 4 prediksi saya sesuai kenyataan.

2 bulan sebelum terjadi, saya memprediksi hendak terjadi All German kesimpulan di Perhubungan Champions. Pada final, termasuk di depan beribu-ribu warga Surabaya yang memadati sebuah kegiatan nonton bareng, saya menenung Bayern Munich akan mengalahkan Borussia Dortmund, dengan skor akhir 2-1, dan Arjen Robben serupa penentu kontrol. Sebelum itu saya pula meyakini kalau Atletico Madrid akan menjuarai Copa Del Rey. Ujung, saya mengibaratkan Belanda mau mengalahkan Indonesia dengan skor 3-0.

Yang ingin beta tekankan di sini adalah; antisipasi bisa betul bisa lengah, tapi yang penting satu buah prediksi total harus memiliki dasar logika atau analisa yang make sense. Tanpa analisa yang benar, satu prediksi hanyalah sebuah roll of the dice, satu buah keberuntungan semata.

Dengan analisa yang benar maka tempat keberuntungan makin kecil. Siapa pemenangnya tetap sekadar tidak sanggup diprediksi berdasar pada 100%, lagi pula prediksi mengenai skor akhir. Akan tetapi, presentase kemungkinan ketelitian prediksi naik tajam.

Aku ajak Dikau untuk membahas beberapa perkiraan terakhir hamba guna menerangkan beberapa rukun penting yang saya serius akan produktif bagi Engkau saat mencoba memprediksi pertandingan.

Di antara prediksi yang aku sebut pada atas, kejituan soal Atletico saya akui beruntung [karena sepakan Real Madrid berkali-kali mengenai mistar tiang Atletico]. Meski pun demikian ada logika dalam belakang bayangan tersebut: Atletico juara walau Real Madrid jauh lebih berkualitas. Syarat masa memberitakan ketidakrukunan tokoh Madrid secara pelatihnya, Jose Mourinho, serta bahkan ketidakrukunan di antara pemain sendiri.

Atas media ganjil saya menerima kabar jika Ronaldo dan Mourinho juga tidak sesuai (berita menyerempet hal berikut baru tampak di Indonesia beberapa ruang lalu). Sebagai pelatih beta paham resmi arti kesejahteraan tim di dalam dan dalam luar tempat dan dampaknya bagi prestasi tim. Sesuatu ini disematkan faktor Falcao yang pada itu on fire, yang menciptakan saya keji memilih Atletico sebagai pemimpin.

Tips perkiraan 1: Pertimbangkan suasana di tim, terutama saat satu buah turnamen berlangsung di mana pemain pantas terus molek tanpa sanggup menghindari rekan-rekannya.

Tip antisipasi 2: Pertimbangkan kemonceran striker. Saat turnamen berlangsung ataupun saat perbandingan cup, kemonceran striker demi menentukan. Ketika pertandingan persatuan kualitas poin panjang striker menentukan (bukan kemonceran sesaat), beserta semata elemen kru lainnya. Saat laga cup/turnamen kemonceran striker lebih mengukuhkan, walau kekuatan keseluruhan menjulang juga harus dipertimbangkan.

Saat memprediksi kontrol Belanda 3-0 atas Indonesia saya menggulung hati nurani. Secara subjektif abdi membela Nusantara tentunya. Namun, saat memakai kacamata bernama objektivitas, kita semua wajar setuju jika Belanda rumpang di untuk Indonesia. Dan lalu mengapa tidak memprediksi skor akhir yang lebih nyata? Pertimbangannya, Belanda tidak akan teralu bersemangat tetapi Indonesia mau bermain sesak gairah, maka itu akan mampu mereduksi pertarungan kualitas. Maka, skor sedikit atau buntal bisa selalu diprediksi dengan sound logic -- namun kebenaran skor akhir yang spesifik, yaitu 3-0, merupakan keberuntungan semata.

Tips dugaan 3: Hindari membela 1 buah tim saat membuat perkiraan. Kita boleh selalu berpikir tim mahkota kita menang, tapi saat membuat dugaan tentu logika harus diutamakan di kepada fanatisme kukuh.

Saya tersenyum saat menduga di 1 buah media masa tentang persamaan-persamaan final Persatuan Champions tahun ini dengan tahun 1997 saat Dortmund menjadi juara terakhir kali. Banyak pembaca saya yakin terpancing untuk memprediksi kelebihan Dortmund berdasar pada fakta-fakta itu. Mereka khlaf bahwa fakta-fakta tersebut merampok dan betul2 benar adanya, namun bukan memiliki kolerasi apapun secara pertandingan kesimpulan Liga Champions kali ini. Menghubung-hubungkan sebuah fenomena dengan bukti yang lain merupakan salah satu tiruan dari sekian banyak tingkah fallacy of logic.

Tips prediksi 4: Jangan terpancing para pewarta yang seringkali mengungkapkan hal-hal yang karakternya sebatas entertainment (menarik), tapi dijual seakan akan pantas menjadi limbung membuat satu prediksi pertandingan.

Dalam vokal yang sama statistik pertandingan sempang Dortmund vs Bayern pun dimunculkan terlintas bertahun-tahun kincit. Karena silsilah statistik Dortmund memang semarak saat menjaga Bayern, banyak yang lalu menilai BVB akan mampu mengalahkan Bayern di final Eropa. Hal ini menyimpangan. Mengapa? Sebab statistik masa "Hindia Belanda" tidak ada hubungannya dengan mutakhir. Statistik awal musim pula biar tidak bisa dengan sama sekali menjadi tolok ukur. Perkembangan ke-2 tim semenjak pertemuan belakang perlu dipertimbangkan.

Tips dugaan 5: Manfaatkan statistik terkini. Artinya, fokuskan perhatian Kamu pada statistik pertandingan sempang kedua tim yang paling dekat secara saat ini. Selain itu pertimbangkan pula skor pertandingan (menang/seri/kalah) dan prestasi permainan (impresif/beruntung/naik-turun/dll. ) ke-2 tim berdasar pada keseluruhan (melawan siapa saja), untuk kurun waktu akhir-akhir ini sekadar.

Karena dugaan saya sering saya munculkan di twitter (@coachtimo), penuh pihak memohon saya menjangka berbagai pertentangan lainnya. Rutin saya abaikan atau abdi tolak secara alasan redup paham mengenai kekuatan ke-2 tim. Alasan saya ini senafas secara tips perkiraan berikut.

Trik prediksi 6: Jangan bertahu-tahu. Hindari mencoba-coba membuat dugaan tanpa dilatar belakangi laporan dan saran yang bagus mengenai menjimbit atau permufakatan tersebut. Jika bukan pakarnya English Premiere League, contohnya, hindari membuat prediksi tentang MU vs Chelsea. Kalian mustahil jadi pakar tentang semua perkongsian yang ada. Akui aja.

Tips perkiraan 7: Aku juga tidak seharusnya meneka setiap pertentangan. Ada waktunya pertandingan benar sulit diprediksi. Analisa Dikau deadlock. Prosentase kemenangan untuk kedua menyunggi menurut Dikau 50-50. Kalau sudah begitu tahan ada, hindari mengempa diri menghasilkan prediksi. Dengan demikian prosentase kejituan perkiraan anda akan meningkat.

Masih banyak proporsi lainnya yang bisa & patut diterapkan dalam memproduksi sebuah antisipasi yang berkelas. Karena keterbatasan tempat saya berhenti cukup di sini dulu.

Ingat: satu prediksi yang berkelas gak melulu ditentukan oleh kejujuran prediksi ini. Sebuah bayangan yang berkualitas, baik sah maupun lengah, seharusnya dinilai dari reason atau kualitas analisa yang ada di belakangnya.

Comments


Free homepage created with Beep.com website builder
 
The responsible person for the content of this web site is solely
the webmaster of this website, approachable via this form!